Cara Hitung Denda Pajak Motor Telat 2, 3, 5 Tahun

Cara Hitung Denda Pajak Motor Telat 2, 3, 5 Tahun – Sebagai pengendara kendaraan bermotor, membayar pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu kewajiban yang tak boleh dilupakan. Tak ada alasan bagi kita untuk tidak membayar pajak motor, walaupun telat 2, 3, 4 tahun bayar aja. Lantas bagaimana jika kita terlanjur menunggak atau mengalami keterlambatan dalam hal pembyaran pajak? Berapa denda yg harus kita bayar?. Bagaimana cara penghitungannya?. Anda tak perlu bingung dan tak perlu risau, pada kesempata kali ini kami akan berbagi informasinya dengan anda mengenai Cara Hitung Denda Pajak Motor Telat 2, 3, 5 Tahun.

Bagi anda yang telat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan, maka persentase hitungan yang harus anda bayarkan pun akan menjadi berbeda. Hal ini dikarenakan jumlah biaya pokok pajak kendaraan bermotor yang wajib anda bayar diakumulasikan dengan biaya denda yang harus ditanggung karena keterlambatan membayar pajak kendaraan tersebut.

Pemerintah hanya memberikan toleransi keterlambatan selama 1 hari kerja, Apabila anda menunggak atau telat melakukan pembayaran pajak selama dua hari, maka denda pajak kendaraan yang harus anda bayarkan adalah dihitung denda pajak satu bulan (dibulatkan). Begitupun apabila anda terlampat melakukan pembayaran pajak kendaraan sebulan lebih satu hari, maka denda pajak dihitung 2 bulan genap. Untuk denda SWDKLLJ Motor dikenakan Rp 32.000.

Baca Juga: Motor Paling Irit Dan Tercepat

Untuk keterlambatan lebih dari 1 bulan= 25% + [ (jumlah bulan terlambat-1) x 2% ]. Apabila terlambat lebih dari satu tahun pemerintah mengenakan sanksi denda maksimal 48%. Jika pajak telat 2 tahun maka rumusannya sebagai berikut : 2 x (PKB+SW) + 47% x (2xPKB) + (2×32.000).

Kita ambil contoh, misalnya saja Honda Vario 110 tahun keluaran 2011. Jika kita liat pada STNK-nya tertera Pajak Kendaran Bermotor / PKB = Rp.183.000 serta SWDKL = Rp.35.000. Maka pajak pokok yang harus dibayar totalnya adalah Rp.183.000 + Rp.35.000 = Rp.218.000.

Lantas, bagaimana Cara Hitung Denda Pajak Motor Telat 2, 3, 5 Tahun?. Melihat contoh kasus di atas, misalnya telat membayar pajak kendaraan bermotor Honda Vario 110 tahun keluaran 2011 selama 2 tahun, maka denda yang wajib anda bayarkan adalah Biaya PKB x 25% x 2 + SWDKLLJ. Maka kurang lebih total denda dua tahun yang harus anda bayar adalah 2 x (Rp.183.000 + Rp.35.000) + 47% x (2 x Rp.183.000) + (2×32.000) = Rp.672.000.

Baca Juga: Penyebab Motor Matic Mati Sendiri Saat Jalan

Sperti halnya pepatah “Orang Bijak, Taat Pajak” ada baiknya segera bayarkan pajak anda, jangan menunda-menunda lagi sebelum denda anda belum mahal. Kalau telat 2-4 tahun lebih baik dibayar juga, sebelum kena beban biaya cetak STNK yang naik. Demikianlah tadi ulasan kita mengenai Cara Hitung Denda Pajak Motor Telat 2, 3, 5 Tahun terbaru sesuai PP No.60 Tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, semoga anda paham dan segera bayar pajak.

Cara Hitung Denda Pajak Motor Telat 2, 3, 5 Tahun | Admin | 4.5